Image of Prahara Budaya Kilas Balik Ofensif Lekra/PKI dkk

Printed Book

Prahara Budaya Kilas Balik Ofensif Lekra/PKI dkk



Buku yang merekam peristiwa-peristiwa budaya yang sarat dengan muatan politik selama sewindu menjelang G-30-S/PKI 1965 ini tak bisa dipisahkan dari pergulatan antarwartawan. Wartawan tidak hanya menjadi pencatat dan pelapor. Lebih dari itu, wartawan menjadi pelaku utama bersama budayawan dan cendekiawan dalam Prahara Budaya.

Tepatlah bila dikatakan bahwa budayawan, cendekiawan, dan warta­wan adalah three in one. Tak jarang ketiga profesi itu menjelma dalam diri seseorang. Banyak pula yang dua profesi menyatu dalam satu jasad. Yang jelas, ketiga profesi itu bekerja bahu-membahu, saling membantu, dan saling memperkaya.

Buku yang merekam peristiwa-peristiwa budaya yang sarat dengan muatan politik selama sewindu menjelang G-30-S/PKI 1965 ini tak bisa dipisahkan dari pergulatan antarwartawan. Wartawan tidak hanya menjadi pencatat dan pelapor. Lebih dari itu, wartawan menjadi pelaku utama bersama budayawan dan cendekiawan dalam Prahara Budaya.

Tepatlah bila dikatakan bahwa budayawan, cendekiawan, dan warta­wan adalah three in one. Tak jarang ketiga profesi itu menjelma dalam diri seseorang. Banyak pula yang dua profesi menyatu dalam satu jasad. Yang jelas, ketiga profesi itu bekerja bahu-membahu, saling membantu, dan saling memperkaya.

Buku yang merekam peristiwa-peristiwa budaya yang sarat dengan muatan politik selama sewindu menjelang G-30-S/PKI 1965 ini tak bisa dipisahkan dari pergulatan antarwartawan. Wartawan tidak hanya menjadi pencatat dan pelapor. Lebih dari itu, wartawan menjadi pelaku utama bersama budayawan dan cendekiawan dalam Prahara Budaya.

Tepatlah bila dikatakan bahwa budayawan, cendekiawan, dan warta­wan adalah three in one. Tak jarang ketiga profesi itu menjelma dalam diri seseorang. Banyak pula yang dua profesi menyatu dalam satu jasad. Yang jelas, ketiga profesi itu bekerja bahu-membahu, saling membantu, dan saling memperkaya.

Buku yang merekam peristiwa-peristiwa budaya yang sarat dengan muatan politik selama sewindu menjelang G-30-S/PKI 1965 ini tak bisa dipisahkan dari pergulatan antarwartawan. Wartawan tidak hanya menjadi pencatat dan pelapor. Lebih dari itu, wartawan menjadi pelaku utama bersama budayawan dan cendekiawan dalam Prahara Budaya.

Tepatlah bila dikatakan bahwa budayawan, cendekiawan, dan warta­wan adalah three in one. Tak jarang ketiga profesi itu menjelma dalam diri seseorang. Banyak pula yang dua profesi menyatu dalam satu jasad. Yang jelas, ketiga profesi itu bekerja bahu-membahu, saling membantu, dan saling memperkaya.

Buku yang merekam peristiwa-peristiwa budaya yang sarat dengan muatan politik selama sewindu menjelang G-30-S/PKI 1965 ini tak bisa dipisahkan dari pergulatan antarwartawan. Wartawan tidak hanya menjadi pencatat dan pelapor. Lebih dari itu, wartawan menjadi pelaku utama bersama budayawan dan cendekiawan dalam Prahara Budaya.


Ketersediaan

B007398959.8036 MOE pSMP NEGERI 1 BOGOR (900-999)Tersedia

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
959.8036 MOE p
Penerbit Mizan dan HU Republika : Bandung.,
Deskripsi Fisik
472hlm.:ilus.;23.5cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
979-433-064-7
Klasifikasi
959.8036
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this