<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="5358">
 <titleInfo>
  <title>Cipinang Desa Tertinggal</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rahardi Ramelan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Jakarta</placeTerm>
   <publisher>Republika</publisher>
   <dateIssued>2008</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Printed Book</form>
  <extent>viii,190hlm.:ilus.;23cm</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penjara sudah tidak ada dan digantikan oleh Lembaga Pemasyarakatn Narapidana bukan lagi pesakitan melainkan Warga Binaan. Itulah esensi dari Konsep Pemasyarakatan, dimana satu-satunya hukuman adalah kehilangan kemerdekaan bergerak.&#13;
&#13;
Kenyataannya kehidupan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Lapas Cipinang jauh dari konsep Pemasyarakatan tersebut. Hampir semua yang masuk ke Lapas akan mencari kelompok agar merasa aman dan terbentuklah kelompok kesukuan seperti Kelompok Ambon, Kelompok Arek, dan lainnya. Tak ubahnya seperti di dalam masyarakat. Kelompok-kelompok ini menjadi &quot;kekuatan atau penguasa&quot; tersendiri di samping institusi resmi Lapas. Persaingan untuk menguasai lahan kegiatan dan &quot;kedudukan&quot; yang dapat menghasilkan uang. Kelompok-kelompok ini pun dimanfaatkan oleh petugas dan pejabat.&#13;
&#13;
Cerita selebritis atau tokoh di penjara sudah sering didengar. Tapi bagaimana dengan pelaku kasus &quot;teri&quot; ? Sistem peradilan kita yang amburadul, menjadikan Lapas dijejali juga oleh mereka yang tidak bersalah. Penjara pun semakin padat.&#13;
&#13;
Penjahat dan penipi lebih banyak berada di luar penjara. Hanya saja, mereka tidak tertangkap atau tidak bisa ditangkap.</note>
 <note type="statement of responsibility">Ramelan, Rahadi</note>
 <subject authority="">
  <topic>NOVEL</topic>
 </subject>
 <classification>808.3</classification>
 <identifier type="isbn">9789791102308</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>PERPUSTAKAAN SIT BBS KOTA BOGOR SIT BBS KOTA BOGOR</physicalLocation>
  <shelfLocator>808.3/RAM/c</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003423</numerationAndChronology>
    <sublocation>SMP NEGERI 1 BOGOR (800-899)</sublocation>
    <shelfLocator>808.3/RAM/c</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">B003424</numerationAndChronology>
    <sublocation>SMP NEGERI 1 BOGOR (800-899)</sublocation>
    <shelfLocator>808.3/RAM/c</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:image>cipinang.jpg.jpg</slims:image>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>5358</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2013-08-21 12:51:54</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-12-19 09:11:55</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>